Terbaru, Samsung J6+ / Plus. Spesifikasi, Harga dan Kelebihan

Samsung J6+ /J6 Plus 2018 - Samsung sepertinya tidak mau ambil pusing terkait penamaan produk. Setelah sebelumnya ada Galaxy J Series dengan angka ganjil seperti J3, J5 dan J7. Sekarang hadir lagi ponsel Samsung dengan angka genap plus.

Salah satu produk ponsel Samsung Galaxy terbaru seri J dengan kode angka genap dan Plus yang tersedia dipasaran tanah air adalah Samsung Galaxy J4+ dan J6+. Untuk Samsung J4+ sudah dibahas pada postingan sebelumnya.

Samsung Galaxy J6+ SM-J610F menjadi ponsel yang menarik untuk dibahas. Penyebabnya adalah ada peningkatan serius pada hardware yang digunakan bila dibandingkan dengan seri J4 biasa, lebih-lebih J2 Core yang harganya sejutaan.

Seperti apa spesifikasi Samsung J6+/J6 Plus SM-J610F...? Berikut data selengkapnya...!

Spesifikasi Utama Samsung J6+/J6 Plus SM-J610F

  • Layar : 6 inci, Panel IPS LCD, Resolusi 1480x720, Aspek Rasio 18:9, Kerapatan Layar 274 PPI
  • SoC : Qualcomm Snapdragon 425, Quadcore ARM Cortex A53 1.4 GHz, GPU Adreno 308 450 MHz
  • Memori Internal : 32 GB, 64 GB
  • RAM : LPDDR3 3 GB / 4 GB
  • Kamera Belakang : Kamera Utama 13 MP f/1.9 wide dan 5 MP f/2.2 depth sensor dengan LED Flash, Fitur HDR dan Panorama
  • Kamera Depan : 8 MP f/1.9 dengan LED Flash
  • Baterai : 3300 mAH Non Removable
  • Jaringan : GSM / HSPA / LTE
  • Konektifitas Nirkabel : WLAN Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi Direct, hotspot ; Bluetooth 4.2, A2DP, LE
  • Kelengkapan Port : microUSB 2.0, USB On-The-Go
  • Sensor : Fingerprint , accelerometer, gyro, proximity, kompas, ANT+
  • Pilihan Warna : Black, Gray, Red, Blue

Review Samsung J6+/J6 Plus SM-J610F

Gambar Samsung J6+ / Plus
Pilihan Warna Samsung J6+ / Plus

Samsung Galaxy J6+ 2018 seperti namanya dirilis resmi secara global pada bulan September 2018 silam. Spesifikasi yang diusung dari hape ini bikin garuk kepala terutama bagi yang ngerti spek.

Untuk dapur pacunya saja masih menggunakan SoC lawas dari Qualcomm yakni Snapdragon 425 yang hanya dibekali dengan 4 Core ARM Cortex A53 1.4 GHz. CPU yang digunakan sendiri masih murni kombinasi Core biasa, bukan arsitektur Kryo yang lazim di Chipset Snapdragon 600 series.

Sedangkan pengolah grafisnya sendiri ada Adreno 308 yang melaju dengan kecepatan 450 MHz. GPU inilah yang bertanggung jawab atas tampilan gambar pada layar seluas 6 inci beresolusi HD+ yang digunakan J6+ ini.

Layar Samsung J6+ sendiri menggunakan panel IPS LCD, bukan PLS seperti ponsel Samsung generasi terbaru atau Super AMOLED seperti Galaxy J4+ 2018 yang sudah dibahas sebelumnya.

Bila diperhatikan lebih teliti lagi, spesifikasi J6+ dan J4+ rada-rada mirip mulai dari SoC dan layar. Cuma pada sektor memori, kamera, dan sensor perbedaan antara keduanya mulai terasa.

Guna menampung file pengguna, Samsung J6+ dibekali ruang penyimpanan cukup lega. Versi termurah dari hape ini punya memori internal 32 GB dan dukungan memori sistem 3 GB tipe LPDDR3. Sedangkan versi paling atasnya ada kombinasi RAM dan ROM sejumlah 4/64.

Spesifikasi memori yang diterapkan Samsung pada Galaxy J6+ cukup tepat sebab ponsel dengan RAM 3 GB dapat membantuk kecepatan loading aplikasi. Terutama aplikasi yang menggunakan memori lumayan tinggi semisal Facebook atau aplikasi belanja online yang makin kesini makin berat.

Beralih ke sektor kamera yang menjadi andalan dari Samsung J6+, ada kamera utama yang terdiri atas kombinasi 13 MP kamera wide dengan aperture 1.9 dan 5 MP kamera f/2.2 dengan depth sensor yang bisa menghasilkan gambar bokeh halus.

Dua kamera belakang telah dilengkapi dengan LED Flash serta mendukung pengambilan gambar dengan mode HDR dan Panorama. Kualitas perekaman video dengan ponsel ini cukup baik dimana dapat menghasilkan video beresolusi Full HD dengan frame rate 30 FPS.

Beralih ke kamera Selfie, dimana Samsung membenamkan kamera tunggal 8 MP dengan LED Flash untuk pengambilan gambar diruang minim cahaya.

Tidak hanya sebagai penerang, kamera dari Samsung J6+ baik itu depan dan belakang mendapat fitur pencahayaan 3 Level yang dapat disesuaikan. Fitur 3 tingkat pencahayaan ini tergolong baru dan exclusive dari Samsung.

Didalam aplikasi kamera Samsung J6+ beberapa fitur khas disematkan guna meningkatkan produktifitas pengguna untuk berkreasi dengan foto. User bisa berkreasi dengan memasukan aneka Sticker menarik dengan teknologi AR, beragam Filter yang tinggal dipilih saat akan mengambil gambar.

Selain itu, terdapat fitur Floating Shutter yang  lokasinya bisa dipindahkan kelokasi yang mudah dijangkau jari. Fitur ini begitu menarik sebab dapat membantu pengambilan gambar pengguna yang kesulitan menjangkau Shutter pada hape layar lebar.

Pemindai Sidik Jari Samsung J6+ Ada Disamping

Fingerprint Samsung J6+ / Plus
Lokasi Pemindai Sidik Jari Samsung J6+ / Plus

Tidak hanya dibekali dengan dual camera, Samsung juga membekali Galaxy J6+ dengan pemindai sidik jari. Berbeda dengan ponsel kebanyakan yang meletakkan pemindai dibelakang , Samsung justru meletakkanya disamping .

Keputusan meletakkan pemidai sidik jari disamping menurut penjelasan dari fihak Samsung sendiri adalah agar lebih mudah dijangkau oleh pengguna meski perangkat dioperasikan dengan satu tangan.

Samsung J6+ Resmi Mendapat Update OS Android 9 Pie 

Firmware Android Pie Samsung J6+ / Plus
Sumber : Sammobile

Seperti informasi yang didapat dari SamMobile, Samsung Galaxy J6+ yang sebelumnya menjalankan Android Oreo dengan UI khas Samsung, resmi mendapatkan pembaruan sistem ke Android 9 Pie yang kaya akan fitur baru.

Dalam update Android Pie ini, Samsung turut membawa fitur-fitur terbaru Android Pie pada Galaxy J6+. Tak hanya itu, tampilan antar muka terbaru Samsung One UI juga diboyong ke pembaruan ini, yang membuat tampilan lebih bersih, dengan fitur dark mode, desain tombol navigasi yang baru, dan lainnya.

Yang paling menarik dan paling ditunggu tentu saja kehadiran Dark Mode yang menurut versi Samsung sendiri menamakan fitur Night Mode. Fitur ini selain dapat membantu pengguna tetap nyaman memakai perangkat didalam ruangan minim cahaya, tetapi juga dapat menekan konsumsi daya lebih rendah.

Guna mendapatakan pembaruan sistem ke versi 9 ini, anda tinggal mengunduhnya langsung dari perangkat. Biasanya, saat hape terhubung ke internet, sistem akan mendownload otomatis file update atau menampilkan notifikasi prihal adanya file update.

Adapun besar file pembaruan Android Pie bagi Galaxy J6+ ini sebesar 1.2GB, jadi persiapkanlah kuota internet anda atau mencari koneksi WiFi yang terbaik untuk proses update yang lebih lancar.

Bila pengguna tidak memiliki cukup data untuk mengunduh file pembaruan, ada opsi penginstalan sistem secara ofline dengan menggunakan PC dan program Odin. Anda hanya perlu menonaktifkan kunci OEM dan Pendebug USB dengan terlebih dahulu mengaktifkan Developer Mode.

Perlu diingat, sebelum melakukan update pastikan anda sudah melakukan backup terhadap data-data pribadi anda di ponsel untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

Satu hal lagi, pastikan anda mendownload firmware yang sesuai dengan pita dasar dari perangkat Samsung J6+ yang digunakan agar proses instalasi atau flashing berjalan lancar serata ada dukungan untuk bahasa Indonesia.

Panduan Upgrade bisa anda baca disini.

Kelebihan dan Kekurangan Samsung J6+/J6 Plus SM-J610F

Kelebihan Samsung J6+/J6 Plus SM-J610F

  1. Layar lebar dan resolusi HD+, bermanfaat saat nonton video dan bermain game
  2. Sudah punya dua kamera belakang, jadi bisa bokeh dengan gampang
  3. RAM besar, Multi tasking lancar bingit
  4. Audio Berkualitas, menggunakan hardware audio Dolby Atmos untuk kualitas suara terbaik
  5. Punya Fingerprint, file penting dari hape jadi aman 
  6. Menggunakan Android Terbaru, banyak fitur baru yang bermanfaat seperti Night Mode
  7. Sensor Lengkap, Ada Gyroscope dan ANT+

Kekurangan Samsung J6+/J6 Plus SM-J610F

Snapdragon 425 yang menjadi otak dari Samsung J6+ kurang bertenaga saat menjalankan game populer seperti PUBG Mobile. Anda tidak bisa memaksa hape ini untuk bermain dengan resolusi tinggi. Tetapi settingan paling pas sehingga Game bisa dimainkan dengan Smooth Mentoknya ada disettingan Low.

Daripada memaksakan PUBG yang memang membutuhkan spek hape yang bagus untuk menjalankannya, game Free Fire lebih masuk akal untuk dimainkan. Spesifikasi yang dibutuhkan untuk menjalankan permainan ini juga tidak terlalu tinggi, jadi sangat pas dengan Samsung J6+ yang meraih skor Benchmark Antutu 32.000 poin.

Selain itu, absennya OIS pada kamera juga jadi nilai minus. Fitur ini berguna untuk menstabilkan gambar saat perangkat digunakan merekam video. Untuk itu, bagi yang berencana beli hape ini untuk keperluan bikin Vlog, poin ini sebaiknya dipertimbangkan.

Harga Samsung J6+/J6 Plus SM-J610F 2019

Samsung Galaxy J6+ varian 3/32 dibanderol dengan harga Rp.1.850.000, sedangkan varian 4/64 Rp.2.150.000. Harga yang tercantum didapat dari situs jual beli online Tokopedia dan Bukalapak.

*Harga sewaktu waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan ya...!

0 komentar:

Posting Komentar

close