5 Cara Terbaik Agar Hape Android RAM 512MB Tidak Lemot

Sejak kemunculannya, ponsel android telah mengalami banyak perkembangan baik itu dari segi software dan hardware. Dari segi software kita bisa melihat perubahan antarmuka android yang semakin cantik dengan kombinasi icon dan animasi yang khas. Sedangkan dari segi hardware, Ponsel android keluaran tahun 2018 telah menggunakan memori  RAM LPDDR3/4 dengan kapasitas minimum 2GB serta diotaki SoC terkini baik itu dari Qualcomm, Samsung, MediaTek dan Kirin.

Spesifikasi  perangkat keras seperti RAM yang sudah menghitung satuan Gigabyte tentunya berbeda sekali dengan pada awal kemunculan android dimana hape dengan RAM 256MB/512MB sudah tergolong tinggi serta bisa diandalkan untuk bermain game sepuasnya seharian.

Seiring berjalannya waktu, ponsel android jadul semisal Galaxy Fit, Galaxy Champ dll yang mana hanya dibekali dengan spesifikasi RAM seadanya (misalnya 512MB) mulai jarang digunakan sebab seperti kebanyakan hape jadul lain performanya semakin hari cenderung jeblok.

Namun ternyata ada tips dan trik khusus bila anda yang kebetulan masih menggunakan hape android dengan RAM 512 MB ingin tetap lancar dipakai untuk aktifitas komunikasi sehari-hari. Dan berikut pengalaman penulis menyiasati hape android dengan RAM 512 tetap lancar tanpa perlu root dan tweak sistem lain yang bisa-bisa bikin hape bootloop.

5 Cara Terbaik Agar Hape Android RAM 512MB Tidak Lemot

5 Cara Terbaik Agar Hape Android RAM 512MB Tidak Lemot

1. Tunda Pembaruan Perangkat Lunak Sistem Untuk Perangkat Anda

Dalam kurun waktu tertentu, Google sebagai pengembang utama Sistem Operasi Android memberikan kode sumber pembaruan yang kemudian didistribusikan ke partner mereka yakni produsen hape seperti Samsung, Asus, Xiaomi, Oppo dan Huawei.

Kode sumber pembaruan ini antaralain berisi patch kemanan terbaru guna menambal celah terbuka yang dapat dijadikan jalan masuk malware kedalam sistem. Selain itu tentu saja perbaikan fungsi sistem dan penambahan fitur baru guna meningkatkan kenyamanan pengguna dalam mengoperasikan perangkat.

Setelah file pembaruan dirasa sudah stabil, file tersebut kemudian didistribusikan kembali ke masing-masing perangkat secara online atau yang biasa disebut Firmware Over The Air (FOTA).

Meski memiliki banyak manfaat, nyatanya dibeberapa kasus, perangkat dengan spesifikasi rendah cenderung mengalami perlambatan performa setelah memasang pembaruan perangkat lunak. Hal ini mungkin saja disebabkan oleh konsumsi sistem android generasi terbaru lebih tinggi sementara hardware pada hape tidak dapat diupgrade kecuali pada memori penyimpanan yang bisa ditambah kapasitasnya dengan cara memasang Memori Micro SD.

Untuk itu bagi anda yang menggunakan hape android dengan spesifikasi memori RAM rendah semisal 512 mb sebaiknya tidak menjalankan update perangkat lunak. Walaupun notifikasi adanya pembaruan sistem tersedia dan bakalan muncul disaat perangkat terkoneksi jaringan internet.

Menunda memasang paket pembaruan perangkat lunak sebenarnya terdengar seperti saran yang menyesatkan. Tapi ide ini muncul didasarkan pada pengalaman menggunakan ponsel android spek rendah terdahulu yang performanya drop setelah memasang pembaruan sistem.

Tentu saja cara yang satu ini bersifat opsional sebab hanya ditujukan ke pengguna yang tidak mau ambil pusing dengan kemanan perangkat smartphone androidnya. Sedangkan bagi yang concern dengan keamanan data pengguna sebaiknya segera ganti ponsel yang memiliki spesifikasi hardware lebih baik serta menjalankan perangkat lunak terbaru seperti Redmi Go.

2. JanganTerlalu Sering Update Aplikasi 

Kelebihan ponsel yang menjalankan sistem operasi android adalah adanya dukungan aplikasi untuk segala kebutuhan yang sangat lengkap dan sebagian besarnya dapat diunduh secara gratis di Google Playstore.

Pengembang aplikasi yang bekerjasama dengan Google dengan menaruh aplikasinya di Playstore secara berkala melakukan pembaruan versi aplikasi. Pembaruan versi ini tentunya diperlukan untuk memperbaiki kekurangan yang ada pada versi sebelumnya serta menambahkan fitur baru guna semakin memudahkan kerja pengguna.

Aplikasi yang sudah diperbaharui versinya biasanya semakin bertambah berat sebab resource hardware yang digunakan semakin banyak guna menunjang antarmuka aplikasi yang dipercantik dengan tambahan animasi.

Salahsatu contoh aplikasi yang semakin hari makin berat disetiap versi pembaruannya adalah Shareit. Aplikasi ini awalnya menjadi aplikasi favorite saya untuk mempermudah melakukan transfer file ukuran besar kesesama perangkat android.

Sayangnya, aplikasi Shareit semakin kesini semakin berat dan penggunaannya juga semakin ribet karena harus mengaktifkan Bluetooth selain Hotspot Portable sebelum bisa menggunakan transfer file kesesama. Antarmuka aplikasi juga semakin  penuh dengan iklan yang membuat loading aplikasi jadi tambah berat.

Oleh sebab itu, aplikasi yang sudah terinstal saat ini sebaiknya tidak perlu terlalu sering untuk diperbaharui. Sebab belum tentu juga anda akan cocok dan suka dengan hal-hal baru yang ada pada versi terbaru dari aplikasi tersebut.

3. Hindari Penggunaan Wallpaper Beresolusi Tinggi

Salah satu cara mempercantik tampilan perangkat android adalah dengan memasang gambar menarik pada layar depan atau biasa disebut Wallpaper. Gambar yang biasa dijadikan sebagai wallpaper biasanya foto pribadi atau gambar yang didownload dari internet sebagai alternative stock wallpaper bawaan.

Mengganti gambar layar depan atau wallpaper cukup dengan mengakses menu pengaturan dan tampilan lalu pilih gambar yang dimaksud baik itu itu gambar Custom maupun foto hasil jepretan kamera.

Sayangnya banyak pengguna yang tidak sadar jika penggunaan wallpaper custom atau foto seperti halnya aplikasi memerlukan memori yang lumayan. Terlebih jika gambar yang digunakan sebagai wallpaper ternyata resolusinya melebihi resolusi layar hape.

Penggunaan gambar wallpaper yang melebihi resolusi layar bakalan menyedot RAM lebih banyak untuk meload dengan sempurna serta memaksa GPU bekerja lebih berat. Hal ini berakibat pada jatah memori untuk aplikasi dan sistem berkurang sehingga hape berjalan lambat.

Untuk itu, bila ingin menggunakan wallpaper luar baik itu gambar dari internet maupun foto hasil jepretan kamera sebaiknya melakukan penyesuaian pada ukuran sehingga sesuai dengan resolusi layar perangkat dengan cara Crop.

4. Instal Aplikasi Seperlunya dan Maksimalkan Yang Sudah Ada

Situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan Instagram merupakan situs yang paling banyak dikunjungi pengguna Smartphone Android diseluruh dunia. Orang-orang bisanya mengakses situs tersebut lewat aplikasi resmi yang dapat diunduh di Playstore.

Sayangnya ketiga aplikasi yang disebut tadi termasuk pada jajaran aplikasi paling tidak ramah RAM. Facebook Standard misalnya bakalan memakan RAM lebih dari 200MB pada saat dijalankan. Bisa anda bayangkan apabila ketiga aplikasi diatas dijalankan bersamaan pada hape yang hanya mempunyai RAM dengan kapasitas 512MB, dijamin loading hape bakalan lemot setengah mampus.

Demi kenyamanan dalam Facebookan dan Twitteran, bagi anda yang termasuk pengguna aktif ketiga aplikasi diatas sebaiknya tidak memasang aplikasi standar pada ponsel android dengan RAM 512MB. Anda bisa beralih menggunakan versi ringan dari ketiga aplikasi tersebut seperti Facebook Lite dan Twitter Lite yang lebih ringan sebab menggunakan RAM, ruang penyimpanan dan data internet lebih sedikit.

Atau anda dapat memaksimalkan fungsi browser seperti Chrome atau Opera Mini dengan cara mengakses jejaring sosial kesuakaan anda lewat sana. Selain hemat memori , aplikasi browser terbaru sudah mempunyai fitur pemberitahuan yang terintegrasi dengan jejaring sosial populer seperti facebook dan twitter. Sehingga anda tidak akan ketinggalan informasi aktifitas terbaru akun sosial media anda.

5. Jangan Gunakan Launcher

Dibanding dengan iPhone yang menjalankan iOS, Ponsel dengan Sistem Operasi Android sangat mudah untuk dikostumisasi tampilannya. Bahkan anda dapat dengan mudah menyamai cantiknya tampilan iOS dengan menginstal Peluncur Sistem (Launcher) gratisan di Playstore.

Dengan memasang Launcher anda bisa melakukan banyak hal terkait tampilan antarmuka sistem anda seperti Mengaktifkan Model Gelap (Dark Mode), Merubah ukuran icon dan tata letak aplikasi dan masih banyak lagi.

Sayangnya Launcher yang ada di Palystore tidak cocok dipasang pada Smartphone Android yang memiliki kapasitas memori RAM kecil. Meski pada deskripsi aplikasi Launcher tersebut biasanya memberi keterangan menggunakan RAM yang tidak banyak tapi pada kenyataannya ponsel Android dengan RAM 512MB hanya menyisakan sedikit RAM untuk aplikasi lain sehingga kalau ditambah lagi dengan Launcher dapat dipastikan loading jadi bertambah berat.

Solusi untuk mempercantik tampilan antarmuka sistem selain dengan mengganti wallpaper bawaan dengan gambar custom yang telah disesuaikan resolusinya dengan ukuran layar adalah dengan Memasang Custom Rom.

Custom ROM adalah perangkat lunak sistem yang dikembangkan dari kode sumber terbuka android untuk kemudian dioprek sedemikian rupa sehingga dapat dipasang pada perangkat android dengan spesifikasi rendah yang tidak kedapatan update resmi dari pabrikan.

Penutup

Ponsel android dengan spesifikasi RAM 512MB memang agak susah untuk digunakan secara normal seperti halnya kebanyak hape terbaru yang minimal sudah menggunakan RAM 2GB. Tetapi dengan beberapa trik seperti yang telah dijelaskan diatas dapat sedikit membantu anda tetap lancar menggunakan hape untuk komunikasi harian sebelum tersedia cukup dana untuk membeli ponsel android terbaru.

0 komentar:

Posting Komentar

close