Inilah 5 Penyebab Laptop Lemot dan Cara Mengatasinya

Bagi anda yang setiap harinya bekerja menggunakan laptop pasti menyadari bahwa laptop yang lemot dapat menurunkan produktifitas dalam bekerja. Laptop yang menjalankan Windows 7, Windows 8 dan Windows 10 semuanya berpotensi mengalami perlambatan performa karena sumber masalahnya sama.

Tetapi ada 5 hal yang sering diabaikan oleh pengguna maupun Tutorial Yang Membahas Cara Mengatasi Laptop yang lemot di SERP Google. Jika anda ingin tahu apa saja kelima hal tersebut, berikut penjelasannya.

Penyebab Laptop Lemot dan Cara Mengatasinya

Penyebab Laptop Lemot dan Cara Mengatasinya

1. Salah Memilih Sistem Operasi

Microsoft telah merilis Sistem Operasi terbaru mereka yakni Windows 10 beberapa tahun silam. Microsoft mengklaim Windows 10 sebagai Sistem Operasi terbaik untuk PC dengan beragam fitur canggih yang disematkan.

Karena tergoda dengan fitur tersebut, banyak pengguna yang beralih ke Windows 10 tanpa peduli laptop mereka terlalu tua untuk menjalankannya. Tetapi ada Faktanya menyebalkan tentang Windows 10 sehingga anda harus fikir kembali untuk menggunakannya.

Fakta tersebut adalah :

Anda tidak bisa mematikan proses Update Sistem Otomatis yang berjalan dilatar belakang. Pada saat proses update ini berjalan laptop akan terasa lambat saat internetan karena sebagian besar bandiwdth digunakan untuk mendownload file update. Laptop juga akan melambat saat booting karena harus menginstal file update yang ukurannya bergiga-giga.

Untuk itu sebelum melakukan Upgrade Sistem Operasi, cek terlebih dahulu System Requirement Windows 10  lalu cocokkan dengan spek laptop anda. Selain lambat karena menjalankan Windows 10, laptop yang menjalankan Windows Windows 7 juga bisa lemot.

Hal ini bisa disebabkan oleh pemilihan tipe Sistem Operasi yang salah. Sistem Operasi windows hadir dalam dua tipe yaitu 32 (X86) dan 64 bit (x64). Untuk laptop dengan RAM 2 GB direkomendasikan dengan Windows berarsitektur 32 bit yang lebih ringan. Sedangkan laptop dengan RAM diatas 4 GB sebaiknya menjalankan Windows edisi 64 bit.

2. Antivirus Terlalu Berat

Memasang antivirus pada komputer adalah tindakan yang tepat. Seperti yang kita telah ketahui bersama, penyebaran virus lewat jaringan internet masive terjadi. Tetapi jangan salah, meskipun instal antivirus itu wajib tapi anda juga harus menyesuaikan merek antivirus dengan spesifikasi komputer.

Masing-masing antivirus memerlukan spesifikasi Perangkat Keras yang berbeda.

Oleh karena itu...

Jika laptop anda tergolong laptop dengan spesifikasi rendah hindari menggunakan antivirus tidak ramah RAM seperti AVG, Kaspersky dan Malwarebytes. Untuk itu gunakanlah antivirus ringan seperti Avast yang tidak terlalu banyak menggunakan RAM tapi fitur dan perlindungannya maksimal.

3. Belum Menginstal Driver VGA

Setelah selesai instal ulang laptop, anda belum sepenuhnya bisa menggunakan laptop secara maksimal tanpa menginstal Driver Perangkat Keras terlebih dulu. Driver bertugas untuk mengenalkan Perangkat Keras ke Sistem Operasi sehingga dapat berfungsi sepenuhnya. Tanpa driver yang terpasang anda tidak bisa mendengarkan musik, tidak bisa terkoneksi dengan jaringan wifi, tidak bisa memutar video hd dll.

Salah satu driver utama yang wajib anda instal adalah driver VGA. Driver VGA berfungsi mengenalkan Perangkat Keras VGA yang mengurusi gambar yang ditampilkan dilayar monitor. Jika belum terinstal, resolusi layar tidak akan maksimal, memutar video lag dan patah-patah, performa perpindahan aplikasi tidak lancar dll.

Bagaimana cara menginstal driver VGA...?

Cara menginstal driver VGA prosesnya sama dengan menginstal program pada umumnya.
Yang harus anda perhatikan adalah tipe dari chipset VGA laptop anda. Apakah menggunakan AMD, Intel atau Nvidia. Gampangnya, anda bisa mendapatkan driver VGA yang sesuai dengan spesifikasi laptop dari DVD Driver bawaan laptop.

Apabila DVD driver anda hilang, tinggal anda download di situs dukungan perangkat lunak sesuai merek laptop yang anda pakai. Dengan menyesuaikan Jenis Sistem Operasi misalnya Windows 7, Windows 8 atau Windows 10 serta menentukan Tipe Sistem Operasi apakah 32 atau 64 bit.

4. Local Disk C Penuh

Hal keempat yang seringkali menyebabkan laptop melambat adalah Local disk c hampir penuh.
Local disk c yang penuh disebabkan oleh 3 hal seperti :
  • Tidak pernah membersihkan cache pada sistem
  • Terlalu banyak menginstal aplikasi
  • Lupa memindahkan file yang telah didownload ke Local Disk D.
Untuk membersihkan sistem komputer dari cache dan sampah aplikasi, gunakan program Ccleaner yang dapat anda download disini. Program pembersih ini dapat membersihkan sistem komputer anda secara mendalam hingga ke registry.

Cara menggunakan Ccleaner :

5 Penyebab Laptop Lemot dan Cara Mengatasi

Jalankan program, lalu klik menu Clean (No.1) lalu Analyze untuk memeriksa dan mengumpulkan sampah sistem (No.2). Setelah proses analisa selesai, jalankan proses pembersihan sistem dengan mengklik tombol Run Cleaner (No.3). Aplikasi yang terlalu banyak terpasang didalam sistem juga dapat menyebabkan ruang penyimpanan cepat penuh.

Jika ruang kosong pada Local Disk C anda sedikit, lebih selektiflah dalam memilih aplikasi. Cek aplikasi yang jarang anda gunakan lalu uninstal aplikasi tersebut dengan cara :

5 Penyebab Laptop Lemot dan Cara Mengatasi

Buka Control Panel\Programs\Programs and Features. Klik aplikasi yang anda ingin hapus, setelah itu klik tombol Uninstal.

Selanjutnya..

Jika anda seringkali lupa memindahkan file yang telah anda download sehingga file-file tersebut menumpuk di local disk C. Rubahlah folder penyimpanan hasil download dari local disk C ke partisi hardisk lainnya sehingga anda tidak perlu repot memindahkannya lagi.

Cara Mengatur Folder Download :

#1. Mozila Firefox :

5 Penyebab Laptop Lemot dan Cara Mengatasi

Buka Menu Pengaturan -> General -> File and Aplication -> Download. Rubah default penyimpanan folder download tadi dengan mengklik tombol Browse lalu arahkan ke folder download baru yang dibuat di Local Disk D.

#2. Chrome :

5 Penyebab Laptop Lemot dan Cara Mengatasi

Tampilkan semua menu dengan mengklik tombol menu yang ada dipojok kanan atas. Pilih menu Setting -> Advance -> Change Download Folder Lalu tentukan folder yang akan dijadikan lokasi penyimpanan baru hasil download Chrome.

5. Kapasitas RAM Kecil

Setelah mengetahui 4 penyebab laptop lemot diatas serta telah menjalankan tips untuk mengatasinya tapi laptop masih saja lemot. Mungkin RAM yang terpasang pada laptop terlalu kecil sehingga tidak kuat menjalankan program yang ada.

Untuk itu pertimbangkan opsi untuk meningkatkan kapasitas RAM laptop supaya anda dapat bekerja dengan maksimal. Cek berapa jumlah RAM yang terpakai saat menjalankan aplikasi dan cek juga Free RAM-nya. Kalau ternyata Free RAM terlalu sedikit saat laptop digunakan bekerja, solusi terbaiknya adalah dengan menambah kapasitas RAM.

Perlu untuk anda ingat...Sebelum anda membeli RAM, cek Jenis dan Tipe RAM yang laptop anda gunakan. Ketahui juga berapa slot RAM yang tersedia di laptop anda dan maksimal yang bisa dibaca oleh Motherboard.

Baca juga : Cara Menambah RAM Laptop 2 GB Menjadi 4 / 8 GB

Penutup

Itulah 5 Hal Yang Menyebabkan Laptop Lemot Beserta Solusinya semoga dapat membantu menyelesaikan masalah anda.
close